skip to Main Content

4 Fakta Rusa di Istana Bogor yang Jumlahnya Pernah Mencapai 860 Ekor

Rusa Di Istana Bogor

Rusa di Istana Bogor  – Istana Bogor, siapa yang tidak tahu kediaman Presiden Republik Indonesia ini. Istan ini dulunya disebut Buitenzorg yang artinya bebas masalah atau kesulitan. Sebutan tersebut diberi oleh Gubernur Jendral Belanda bernama Gustaaf Willem Baron Van Imhoff. Ia adalah orang yang pertama menemukan kawasan ini, lalu membangun tempat tinggal yang serang kita sebut Istana Bogor. 

Istana Bogor cukup dikenal dengan sejarahnya seperti pernah ditinggali oleh 38 Gubernur Jenderal Belanda hingga tahun 1942 dan selanjutnya dikuasai oleh Jepang selama 3 tahun. Masa pendudukan Jepang inilah yang disebut sebagai masa kelamnya istana Bogor. Istana in juga pernah runtuh sebanyak dua kali. 

Selain peristiwa sejarah yang menarik dari istana Bogor, tempat ini juga menjadi daya tarik atas keberadaan hewan rusa sebgagai wisata murah meriah di akhir pekan. Membahas tentang istana tidak lengkap rasanya kalau tidak membahas tentang rusa-rusanya juga. Nah, berikut ini adalah fakta tentang rusa di istana Bogor yang harus kamu ketahui.

1. Rusa di Istana Bogor Berasal  Dari Nepal

https://www.djkn.kemenkeu.go.id

Jangan dikira rusa-rusa di istana kepresidenen  Bogor adalah rusa asal Indonesia, ya. Rusa-rusa tersebut berasal dari Nepal. Rusa-rusa ini memiliki nama ilmiah Axis yang merupakan jenis rusa totol dengan ciri khas, yaitu bintik-bintik berwarna putih di hampir seluruh tubuh coklatnya. Rusa totol memiliki beberapa habitat asli di beberapa negara, seperti Nepal, Bangladesh, India, Bhutan, Srilangka, dan Pakistan.

2. Rusa di Istana Bogor Dibawa Ke Indonesia Tahun 1808

https://jabar.pojoksatu.id/

Rusa di istana bogor pertama kali dibawa dari Nepal Pada tahun 1808. Rusa-rusa ini tersebut dibawa oleh Gubernur Jenderal Inggris bernama Sir Thomas Raffles. Ia adalah orang suka dengan tumbuh-tumbuhan dan binatang. Oleh sebab itu, ia melengkapi istana bogor yang hijau dengan rusa-rusa tersebut.

Awalnya Sir Thomas Raffles hanya mendatangkan 6 ekor rusa saja dari Nepal. Berjalannya waktu rusa-rusa ini beranak pinak menjadi banyak. Jumlah rusa -rusan ini pernah mencapai 860 ekor pada tahun 2010. Padahal kapasitas istana seluas 28 hektar hanya mampu menampung 600 ekor rusa saja.

Saking jumlahnya cukup banyak, rusa-rusa tersebut pernah dihibahkan kepada masyarakat yang ingin memelihara. Jusuf Kalla juga menerima hibah 20 ekor untuk dipelihara di Kawasan Bukit Baruga Antang, Makassar. 

3. Menjadi Figur Hewan Kota Bogor 

Rusa di Istana Bogor

https://www.greeners.co

Pada tahun 1995, rusa totol ditetapkan sebagai fauna identitas Kota Bogor melalui surat surat keputusan walikota no 520/SK..219-EKON/95. Rusa  menjadi iconic dan banyak dikenal masyarakat. Orang asli bogor sendiri lebih sering menyebut rusa-rusa ini dengan sebutan “uncal” atau kijang dalam bahasa Sunda. Sebagai figur kota Bogor, beberapa patung rusa totol dapat kamu temui di taman kencana, taman peranginan,  dan simpang Yasmin, Bogor. 

4. Masyarakat Umum Bebas Memberi Makan

https://statik.tempo.co

Rusa-rusa dibebas berkeliaran di dalam kawasan istana bahkan mereka sering berada di sekitaran pagar-pagar pembatas. Disinilah masyarakat umum bebas berinteraksi dengan rusa-rusa tersebut. Masyarakat bisa memberi makan wortel dan sayuran lain yang dijual oleh pedagang di sekitar kawasan tersebut. Tempat ini sering sekali menjadi lokasi wisata murah-meriah untuk menghibur anak-anak. 

Demikian 4 fakta menarik tentang rusa di istana bogor yang dapat kami bagikan untuk kamu. Bingung mencari tempat hiburan yang murah meriah di Bogor? Kamu bisa datang ke kawasan istana bogor. Kamu bisa mencoba memberi makan rusa-rusa yang ada disana, loh. 

Kalau kamu berasal dari luar kota, ada baiknya kamu mampir ke istana bogor untuk melihat rusa-rusa yang iconic ini. Jangan lupa juga, kalau sudah selesai dan ingin pulang, mampir dulu memberi Lapis Bogor Sangkuriang. Tidak sempurna kalau pulang tidak membawa lapis Bogor yang satu ini.