skip to Main Content

5 Tradisi Sunda Legendaris

Suku Sunda adalah salah satu suku terbesar di Indonesia, tidak hanya dari jumlah penduduknya tetapi juga dari tradisi yang dimilikinya. Tanah Sunda yang juga disebut dengan Tanah Priangan memiliki beragam tradisi yang unik dan menarik. 

Mulai dari lagu, tarian, hingga upacara adat. Namun, sayangnya ditengah gempuran kemajuan teknologi dan internet, tradisi ini perlahan mulai ditinggalkan. Sebagai generasi penerus bangsa tentu ini adalah kewajiban kita semua untuk melestarikan tradisi khas ini. Maka dari itu, simak ulasan berikut ini mengenai beberapa tradisi Sunda yang perlu dilestarikan: 

1. Tradisi Puput Pusteur

Tradisi Sunda yang pertama adalah tradisi puput pusteur. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk selamatan ketika tali pusar bayi telah lepas. 

Kemudian, dilanjutkan dengan memasukkan ke dalam kanjut kundang oleh Indung Beurang, dan akan ditimbun dengan uang logam yang sudah dibungkus oleh kapas, dan diikatkan pada bagian perut si bayi. 

Setelah proses tersebut selesai, tradisi ini dilanjutkan dengan pemberian nama, sambil dibacakan doa yang direpresentasikan dengan hidangan bubur ketan merah dan bubur ketan putih. 

Tradisi ini dilakukan sebagai harapan agar sang bayi kelak akan hidup rukun dan berdampingan dengan keluarga dan saudaranya.

2. Tradisi Nenjrag Bumi

Masih berhubungan dengan bayi baru lahir, tradisi Sunda ini disebut Nenjrag Bumi. Kegiatan dilakukan dengan cara meletakkan bayi di tanah, kemudian sang Indung Beurang memukulkan palu ke tanah sebanyak 7 kali. Dilanjutkan dengan Induk Beurang menghentakkan kaki ke tanah sebanyak 3 kali. 

Hal ini dilakukan agar nanti sang bayi bisa tumbuh besar dan menjadi seorang anak yang bisa menaklukan kerasnya hidup.

3. Sisingaan

Tradisi berikutnya ini asli dari Subang yaitu, Sisingaan. Dalam tradisi ini dilakukan oleh empat orang yang memanggul sebuah patung singa. 

Patung singa ini biasanya dinaiki oleh anak kecil, dan biasanya diselenggarakan untuk merayakan dan hiburan bagi seorang anak yang berulang tahun atau setelah khitanan. 

4. Bajidoran

tradisi sunda
Sumber: auralarchipelago.com

Sama seperti Sisingaan, tradisi Bajidoran juga asli dari Subang. Pementasan ini juga hampir sama dengan sisingaan yaitu, diselenggarakan sebagai hiburan. 

Biasanya ditampilkan dengan penari ronggeng yang menari melalui bahasa tarian, kemudian para penonton yang mayoritasnya pria akan menyawer mereka. 

5. Kuda Renggong

Salah satu seni pertunjukan helaran yang berasal dari Kabupaten Sumedang. Kuda renggong adalah salah satu tradisi Sunda yang cukup menghibur apalagi untuk anak-anak. Kesenian ini ditampilkan berupa kuda-kudaan yang dihias sedemikian rupa, dan diiring dengan musik. 

tradisi sunda
Sumber: kompasiana.com

Sebagai tambahan informasi, tradisi ini dianggap mahal oleh orang-orang Sunda, karena harus menyewa untuk menampilkannya dengan harga yang cukup mahal dibandingkan dengan tradisi lainnya.

6. Wayang Golek 

Pertunjukan seni ini merupakan seni pertunjukan teater rakyat yang banyak diselenggarakan. Wayang Golek adalah salah satu tradisi Sunda yang cukup digemari. Wayang Golek ini memiliki tampilan seperti bonek, tentunya berbeda dengan wayang kulit ya, lapismania. 

Kedua jenis wayang ini juga biasanya memiliki cerita yang berbeda. Biasanya dalang yang memainkan akan mengubah atau menirukan suara beberapa karakter yang terkenal di jaman kerajaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

7. Rampak Gendang

Rampak Gendang ini dimainkan oleh para pemain alat musik tradisional yang terdiri dari percampuran antara musik ritmis dan melodis. 

Biasanya alat musik ini terdiri dari susunan gendang, gong, saron dan beberapa instrumen yang dibutuhkan oleh para pemain.

BACA JUGA: Tips Quality Time Bersama Keluarga

Karena kemajuan zaman, saat ini rampak gendang juga tidak hanya memainkan musik tradisional, tetapi juga menambahkan lagu dangdut atau musik pop.

Itu lah beberapa tradisi Sunda yang perlu kamu ketahui dan lestarikan ya, lapismania. Cara mudah untuk melestarikan tradisi-tradisi ini adalah dengan menontonnya, kamu bisa datang waktu acara besar seperti, ulangtahun kota Bogor, atau acara kemerdekaan. Nah, setelah menonton jangan lupa lengkapi perjalananmu dengan Lapis Bogor Sangkuriang. Kamu bisa mendapatkannya di outlet terdekat di Bogor, ya!