Tokoh Pahlawan dari Bogor – Mengenang perjuangan pahlawan adalah salah satu cara untuk menghormati dan menghargai pejuang-pejuang yang telah mempertahankan keutuhan Negara Republik Indonesia. Sebagai generasi muda, kita setidaknya harus mengetahui nama dan usaha-usaha pahlawan di setiap daerahnya.

Bogor sebagai salah satu kota provinsi Jawa Barat memiliki banyak jejak-jejak pahlawan yang turut serta memperjuangkan kemerdekaan serta pendidikan di Indonesia. Berikut tokoh pahlawan dari Bogor yang harus kamu ketahui.

K.H Sholeh Iskandar

Tokoh Pahlawan dari Bogor
sumber: muslimobsession.com

Tokoh pahlawan dari Bogor yang paling dibanggakan oleh warganya adalah K.H Sholeh Iskandar. Semasa hidupnya, ia telah banyak memperjuangkan Indonesia demi menjadi lebih baik seperti lewat dakwah agama, aktivisme sosial sampai ikut berjuang digaris depan. Di dunia pendidikan ia mewariskan Universitas Ibnu Khaldun yang di dirikan 23 April 1961.

Ia lahir di Kampung Gunung Handeleum, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada 22 Juni 1922. Memiliki background agama yang kuat, K.H Sholeh Iskandar di Pondok Pesantren Cangkudu, Kabupaten Serang, dan Ponpes Cantayan, Sukabumi. Selama menjadi santri, ia sangat aktif mendukung kemerdekaan Indonesia bahkan ia juga ikut berjuang melawan penjajah. 

Dewi Sartika

Tokoh Pahlawan dari Bogor
sumber: id.wikipedia.org

Jika kamu berada di Bogor atau pernah di Bogor, pasti pernah mengetahui Jalan Nyi Raja Permas dan Jalan Dewi Sartika bukan? itu cukup membuktikan bahwa kedua tokoh pahlawan dari Bogor ini sangat berjasa untuk warganya. Dewi Sartika merupakan anak dari Nyi Raja Permas. Dewi muda memiliki kecerdasan yang berlian. Dari kecil ia sudah memiliki jiwa seorang guru dan mengajari pembantunya berbahasa Belanda.

Perjuangan Dewi Sartika tak berhenti sampai itu saja. Ia kemudian mendirikan Sekolah Istri, yakni sekolah perempuan pertama yang didirikan di Hindia Belanda. Itulah awal mula perempuan dipenuhi hak dalam belajar dan berpikir. Pada usia 62 tahun, Dewi Sartika meninggal dunia di Tasikmalaya. Kurang lebih 20 tahun kemudian, Dewi Sartika dianugerahi sebagai pahlawan nasional.

Kapten Muslihat

Patungnya diabadikan Jalan Kapten Muslihat yang berada di dekat Taman Topi. Kapten Tubagus Muslihat adalah salah satu pahlawan kemerdekaan yang gugur saat usianya masih muda. Ia lahir di Pandeglang 26 Oktober 1926, ayahnya merupakan Tubagus Djuhanuddin seorang Kepala Sekolah Rakyat. Saat masih muda, Muslihat pernah bekerja di Balai Penelitian Kehutanan dan pernah juga bekerja di rumah sakit Bogor hingga kemudian menjadi anggota PETA.

Inggris yang mulai mengambil alih pemerintahan Bogor membuat perang berdarah pecah pada 6 Desember 1945. Kapten Muslihat yang ditunjuk menjadi Komandan Kompi IV Batalion II Tentara Keamanan Rakyat maju ke garda depan untuk membasmi tentara Inggris. Namun sayangnya ia gugur di medan perang pada usia 19 tahun. 

Tidjan

Dari beberapa tokoh pahlawan dari Bogor, kamu mungkin belum familiar dengan tokoh Tidjan. Dulu, ia lahir dari keluarga terpandang, yakni anak dari Haji Syairin dan Ibunya Hj Khodijah. Tidjan dikenal memiliki jiwa pemberani. Saat masih kecil  pernah membantu laskar pejuang menjadi mata-mata. 

Jiwa pemberani membuatnya mantap melawan Belanda sampai akhir hayat. Untuk berterima kasih atas perjuangan Tidjan, namanya diabadikan dengan nama jalan yakni Gang Pahlawan Tidjan.

Itulah beberapa tokoh pahlawan dari Bogor yang harus kamu ketahui. Kalau kamu sedang berwisata ke Bogor sempatkan untuk mampir ke jalan pahlawan ini ya. Sekalian membeli oleh-oleh Lapis Bogor Sangkuriang, camilan enak dengan rasa yang khas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?