Salah satu ikon yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Bogor adalah Istana Bogor. Ya, bangunan ini merupakan salah satu landmark atau ikon kota Hujan yang legendaris. Lokasinya yang mudah dijangkau dari stasiun pun menjadi referensi wisata murah yang asik dan menyenangkan.

Ternyata di balik ketenarannya sebagai tempat wisata, Istana Bogor juga memiliki fakta-fakta menarik yang nggak boleh dilewatkan, lho!

Kali ini Lapis Bogor Sangkuriang akan mengajak kamu mengenal Istana Bogor lebih dekat sehingga kamu akan semakin mencintai warisan bangunan bersejarah ini. Yuk disimak sampai akhir!

Sebelum disebut sebagai Istana Bogor

Sumber: https://www.beritasatu.com/

Rupanya bangunan ini sudah berdiri sejak lama pada tahun 1745, lho! Dulu bangunan ini bernama Buitenzorg di tengah perkampungan yang bernama ‘Kampong Baroe’.

Buitenzorg didirikan oleh Baron van Imhoff pada tahun 1744 dan memerintahkan pegawainya untuk mendirikan mansion atau rumah besar di daerah Kampong Baroe. Kemudian rumah ini disempurnakan oleh Herman Willem Daendels.

Menjadi tempat favorit para koloni Belanda

Seperti yang kita kenal sekarang, rupanya Bogor juga menjadi tempat bersantai favorit bagi para warga Belanda saat Indonesia masih berupa Hindia Belanda. Ya, iklim Bogor yang sejuk dan menyegarkan tentu menarik para kalangan bangsawan untuk memiliki rumah di Bogor.

Tujuan didirikannya istana ini adalah sebagai tempat bersinggah dengan cuaca Bogor yang sesuai bagi para bangsawan Eropa. Pada tahun 1816 Stamford Raffles tinggal di Bogor karena merasa cuacanya mirip dengan tempat asalnya di Inggris.

Ternyata Kebun Raya Bogor adalah halaman Istana Bogor!

istana bogor

Mungkin saat kecil kamu pernah bertanya-tanya mengapa landmark yang iconic berada di tengah kawasan Kebun Raya Bogor. Ternyata, justru Kebun Raya Bogor merupakan halaman rumah Istana Bogor.

Stamford Raffles saat tinggal di bangunan ini memerintahkan agar landmark ini diubah menjadi kebun raya Inggris dengan beragam koleksi botani dari Nusantara.

Rusa-rusa didatangkan dari India dan Nepal

istana bogor

Salah satu daya tarik Istana Bogor adalah kawanan rusa totol yang menggemaskan. Kamu bisa memberi makan rusa-rusa tersebut dan menyentuhnya. Tahukah kamu bahwa rusa-rusa ini didatangkan langsung dari Nepal dan India sejak zaman penjajahan?

Rusa-rusa totol ini merupakan permintaan dari Gubernur Daendels sebagai hewan untuk olahraga berburu.

Pernah mengalami gempa dahsyat

Pada tahun 1834, Gunung Salak yang berada di Bogor meletus sehingga menimbulkan gempa vulkanik di area Bogor. Istana Bogor mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga terpaksa harus dihancurkan dan dibangun kembali hingga menjadi bangunan yang kita kenal sekarang ini.

Rupanya, dulu Istana Bogor memiliki 2 lantai, lho! Namun berkaca pada kejadian gempa, para arsitek sepakat untuk mendesain menjadi 1 lantai saja sebagai langkah preventif dari gempa yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Memiliki beberapa bangunan dalam satu lahan

istana bogor

Istana Bogor terdiri dari 1 gedung utama, 2 gedung sayap, dan 6 paviliun. Masing-masing dari bangunan tersebut memiliki fungsi berbeda, seperti menerima tamu dan fasilitas hiburan di gedung utama dan ruang tidur tamu di gedung sayap serta kolam renang di salah satu paviliun.

Banyak barang-barang bersejarah yang hilang!

Jika kamu berkunjung, kamu pasti dapat melihat banyak sekali hiasan serta koleksi bersejarah di dalam bangunan ini. Namun ternyata sebagian besar barang-barang tersebut sudah hilang dijarah oleh Jepang dan Sekutu saat perang dunia kedua.

Nah, seperti itu lah fakta-fakta mengenai Istana Bogor mulai dari awal kemunculannya hingga hari ini. Bagaimana, tertarik berpiknik di Istana Bogor? Jangan lupa untuk bawa Lapis Bogor Sangkuriang bersamamu saat piknik, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?