Di tengah pandemi COVID-19, menjaga kesehatan diri merupakan hal wajib dan tidak boleh disepelekan. Salah satu caranya adalah dengan menjaga daya tahan tubuh, mengkonsumsi makanan bergizi, dan membiasakan diri mencuci tangan dengan prosedur yang benar.

Namun, apa kabar tenaga medis di luar sana? Setiap harinya para garda terdepan seperti dokter, suster, dan perawat memiliki kontak langsung dengan pasien positif COVID-19, sehingga meningkatkan resiko mereka untuk terinfeksi. Bahkan sudah banyak tenaga medis yang berjatuhan akibat virus ini. Tidak jarang, kelelahan dan kurangnya nutrisi sehingga imun melemah menjadi salah satu penyebabnya.

Lalu, apa yang bisa kita bantu untuk tenaga medis?

Ilustrasi grafis apa yang terjadi jika kita peduli dan membantu tenaga medis
Ilustrasi Membantu penyebaran tenaga medis

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membantu menjaga kesehatan tenaga medis yang terus berjuang.

1. Tidak menimbun masker medis dan alat-alat kesehatan lain

Mungkin kamu berpikir menggunakan masker bedah sangatlah penting, sehingga kamu membeli dalam jumlah banyak. Kenyataannya, masker kain juga memiliki efektivitas hingga 70% dalam mencegah infeksi, lho. Daripada menimbun masker bedah yang lebih dibutuhkan oleh tenaga medis, kamu bisa melindungi diri sendiri menggunakan masker kain. Bahkan, kamu bisa mencucinya untuk digunakan berulang kali.

Hal yang sama terjadi pula dengan alat kesehatan lain seperti alcohol swab dan alkohol 70%. Pasalnya, alcohol swab sangat dibutuhkan untuk sterilisasi suntik termasuk bagi yang mengalami diabetes. Sedangkan alkohol 70% sangat penting untuk sterilisasi alat bedah dan kedokteran lain,

Daripada panic buying barang-barang tersebut, lebih baik kamu membersihkan area rumah dengan sabun atau desinfektan lain. Tenaga medis tentu lebih membutuhkan alcohol swab dan alkohol 70% untuk menyelamatkan nyawa orang lain di rumah sakit.

2. Tidak keluar rumah jika tidak perlu

Dokter dan perawat di rumah sakit bekerja keras agar pasien yang sudah terinfeksi bisa segera sembuh. Kamu bisa membantu menjaga kesehatan mereka dengan tidak menambah daftar pasien positif.

Dengan melakukan self isolation #dirumahaja, maka kamu sudah berkontribusi untuk mencegah penyebaran dan penularan virus sehingga semakin sedikit yang terinfeksi positif. Kalau tidak ada keperluan mendesak yang mengharuskan kamu untuk meninggalkan rumah, lebih baik kamu mengisolasi diri di dalam rumah saja, ya!

Kamu juga bisa melakukan banyak hal di rumah, seperti berolahraga, melakukan hobi yang sudah lama tidak kamu sentuh, atau menonton serial Netflix sambil nyemil Lapis Bogor Sangkuriang. Seru, kan!

3. Hanya ke rumah sakit jika mengalami masalah serius seperti sesak dan demam tinggi

Meskipun kamu terinfeksi positif virus COVID-19, ternyata kamu bisa tidak menunjukkan gejala, lho! Demikian pula dengan batuk dan flu ringan, bisa jadi bukan COVID-19.

Dengan menyembuhkan dan merawat diri di rumah saja, maka kamu menurunkan tingkat infeksi COVID-19 yang rentan terjadi pada orang sakit dengan imun yang lemah. Bisa jadi kamu tidak terkena COVID-19, tapi karena memaksa untuk ke rumah sakit, maka kamu justru terinfeksi.

Lapis Bogor Sangkuriang berkontribusi nyata menjaga kesehatan tenaga medis

Tim Lapis Bogor Sangkuriang memberi bantuan kepada tenaga medis
Tim Lapis Bogor Sangkuriang bersama tenaga medis

Lapis Bogor Sangkuriang sebagai oleh-oleh kebanggan Bogor menjaga komitmen untuk tetap hadir di hati pelanggan termasuk dalam masa pandemi seperti ini.

Kontribusi nyata Lapis Bogor Sangkuriang dalam mendukung tenaga medis diwujudkan oleh pemberian box Lapis Bogor Sangkuriang kepada beberapa rumah sakit di kota Bogor. Menjaga kesehatan tenaga medis sudah menjadi kewajiban bagi kita semua. Lapis Bogor Sangkuriang ingin menjadi contoh dan inspirasi bagi semua warga Bogor untuk terus berkontribusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?