Taman ini menjadi salah satu tempat favorit masyarakat saat mengunjungi Kebun Raya Bogor (KRB). Dan ternyata taman ini menyimpan nilai historis yang tinggi jikalau kamu belum mengetahuinya.

Seperti yang kita ketahui, tempat wisata Kebun Raya Bogor yang banyak menyajikan taman serta aneka flora dari berbagai dunia tentu sangat familier bagi masyarakat Indonesia. Belum lagi nilai-nilai historis yang banyak tersimpan di tempat wisata tersebut seperti Taman Astrid.

Menurut penuturan Upun Punijar selaku Koordinator Pelayanan Kebun Raya Bogor bahwa nama Taman Astrid diambil dari seorang pembesar dari kerajaan di negara Belgia tempo dulu.

Pada tahun 1920an atau lebih tepatnya pada tahun 1928, seorang raja dan ratu dari negeri tersebut hendak bulan madu dan memilih Kebun Raya Bogor tempat mereka memadu kasih. Sejak kedatangan Ratu Astrid dan Raja Leopold III, sepanjang jalan Astrid di kebun itu telah ditanami bunga tasbih (Canna hibrida) yang melambangkan bendera negara tersebut. Canna hibrid yang ditanam memiliki bunga berwarna merah dan kuning serta daunnya berwarna merah gelap cenderung hitam. Bunga Tasbih yang berwarna hitam, kuning dan merah yang melambangkan persahabatan kedua negara.

Ratu Astrid dan Raja Leopold III memilih tempat ini karena keasrian alam yang tersaji begitu indah. Untuk mengenang cinta mereka, pihak Kebun Raya Bogor (KRB) memberikan nama Taman Astrid untuk taman itu, karena ditempat inilah Ratu Astrid dan Raja Leopold III berbulan madu.

Tahun lalu, cucu dari Ratu Astrid datang ke Kebun Raya Bogor untuk napak tilas leluhurnya. Putri Astrid, perwakilan Raja Philippe dari Belgia disambut oleh pihak Kebun Raya Bogor dan diantarkan langsung ke Taman Anggrek. Kemudian dia menyempatkan diri untuk menanam pohon bambu bernama Bambusa lako Widjaja (Poaceae).

Setelah itu, berkeliling kebun dan berjalan di Jalan Astrid, nama jalan yang diberikan pemerintah Hindia-Belanda sewaktu kunjungan Ratu Astrid pada 1928 ke Kebun Raya Bogor. Putri Astrid pun berfoto di tiang petunjuk arah jalan yang bertuliskan Jalan Astrid.

Putri Astrid merupakan cucu dari Ratu Astrid dan Raja Leopold III, kunjungan ke kebun Raya Bogor tersebut mengikuti kunjungan Ratu Astrid dan Raja Leopold III pada 1928 ke Kebun Raya Bogor (dulu bernama s’Lands Plantentuin te Buitenzorg).